Menteri Agama Ingin Ibadah Haji Tahun Ini Terlaksana, Apa Saja Syaratnya?

Menteri Agama Ingin Ibadah Haji Tahun Ini Terlaksana, Apa Saja Syaratnya?

Saat meresmikan Wisma Shafa Asrama Haji Makassar, Sabtu (3/4/2021), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyelipkan satu harapan dalam pidatonya. Beliau menyatakan bahwa ingin haji 2021 bisa segera terlaksana. Tetapi, ada beberapa syarat yang di sampaikan oleh beliau. Apa sajakah syarat-syarat tersebut?

Di lansir dari elbuenumc.org, “Sampai hari ini, persiapan-persiapan yang di perlukan telah kami lakukan agar jamaah calon haji bisa melaksanakan ibadah haji. Tetapi tetap saja hal itu juga¬† bisa terlaksana setelah ada keputusan dari Kerajaan Arab Saudi,” ujar Yaqut.

1. Persiapan sudah di lakukan pada jamaah calon haji

Kendati belum ada keputusan resmi dari Kerajaan Arab Saudi, Kemenag beserta jajaran telah melakukan serangkaian persiapan. Salah satunya adalah dengan memberikan suntikan vaksin COVID-19 kepada jamaah calon haji (JCH) yang telah di jadwalkan untuk segera berangkat.

Di kutip dari michaelkorsoutletny.us.com/, “Yang paling penting adalah pemberian suntikan vaksin COVID-19 kepada seluruh JCH, dan begitu ada keputusan resmi dari Kerajaan Arab Saudi, maka kita langsung berangkatkan,” ujar Yaqut.

2. Penyelenggaran haji mesti di lakukan secara detail

Lebih lanjut, beliau meminta kepada seluruh jajaran Kemenag supaya mempersiapkan skenario penyelenggaraan haji secara detail. Apalagi, pelaksanaan haji kali ini nantinya akan berada di dalam balutan pandemik COVID-19. Keselamatan calon haji adalah hal yang utama.

“Siapkan secara detail. Saya harap pelaksanaan haji benar-benar detail persiapannya. Jangan ada yang terlewat sedikit pun. Karena hal ini terkait dengan keselamatan jamaah. Demi keselamatan jamaah, maka persiapan perlu di siapkan sedetail mungkin,” ungkapnya.

3. Ada pembatasan dalam penyelenggaraan haji dan umrah sejak tahun lalu

Akibat pandemik COVID-19, beragam kegiatan keagamaan yang bersifat massal harus mengalami penyesuaian. tidak terkecuali penyelenggaraan ibadah haji. Pembatasan ibadah haji dan umrah sudah terjadi sejak tahun lalu.

“Pembatasan juga terjadi dalam penyelenggaraan haji dan umrah sejak tahun lalu. Hal itu bisa menjadi pelajaran dalam persiapan, jika haji di buka tahun ini,” ujar Yaqut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *