5 Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Sudah Rusak

5 Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Sudah Rusak

5 Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Sudah Rusak

5 Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Sudah Rusak – Skin barrier merupakan lapisan kulit terluar yang menjadi tempat memproduksi kadar air agar kulit tetap terasa lembap. Sayang, dengan banyaknya polutan, paparan sinar matahari, dan zat berbahaya lainnya, tak jarang skin barrier menjadi rusak.

Mengkutip dari http://www.premier-limos.com/ Jika sudah demikian, kulit akan menjadi sangat kering, mudah iritasi, dehidrasi, berminyak, bahkan muncul sisik atau ruam kemerahan. Lantas, bagaimana cara memperbaiki skin barrier yang sudah terlanjut rusak? Berikut ini beberapa tipsnya.

1. Hindari terlalu sering menggunakan face wash

Ketika skin barrier sudah rusak, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menghindari penggunaan face wash yang berlebihan. Walaupun hal ini diperlukan untuk menjaga kulit agar tetap bersih, kamu cukup membersihkan wajah hanya dua kali sehari saja.

Sebab, jika terlalu berlebihan, kulit justru akan tambah kering dan menyebabkan kerusakan lapisan kulit yang lebih berbahaya. Selain itu, kamu bisa mencuci muka dengan air hangat dan pembersih dengan pH rendah dan lembut.

2. Hentikan kegiatan eksfoliasi dahulu

Saat skin barrier sudah rusak, kamu juga perlu segera menghentikan kegiatan eksfoliasi. Biarkan kulit tenang terlebih dahulu agar dapat meregenerasi kulit-kulit yang rusak. Setelah membaik, kamu bisa eksfoliasi lagi dengan tetap berhati-hati dan tidak berlebihan.

3. Tetap menggunakan basic skincare

Meskipun skin barrier sudah rusak, akan tetapi bagian kulit terdalam juga tetap membutuhkan nutrisi dan juga kelembapan. Oleh karena itu, kamu bisa tetap menggunakan basic skincare routine, seperti cleanser, moisturizer, dan sunscreen.

Penggunaan skincare dasar ini bertujuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya iritasi pada kulit dan sebagai salah satu langkah untuk mendorong proses pemulihan pada skin barrier.

4. Hindari mencoba produk skincare yang baru

Skin barrier yang sudah rusak dapat mengakibatkan iritasi dan inflamasi pada kulit. Maka dari itu, saat kondisi kulit masih mengalami iritasi, ada baiknya hindari keinginan untuk mencoba produk skincare jenis baru.

Pasalnya, dalam kondisi ini kulit menjadi lebih sensitif sehingga mudah mengalami berbagai masalah, seperti iritasi, peradangan, jerawat, dan sebagainya.

5. Cari tahu penyebab kerusakan skin barrier yang dialami

Jika skin barrier sudah kembali normal, ada baiknya kamu mencari tahu tentang penyebab skin barrier terdahulu. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadi kerusakan skin barrier kembali di masa depan.

Selain itu, dengan mengetahui sumber penyebabnya, kamu pun akan lebih mudah untuk menangani masalah yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *