Ekosistem Teknologi Siap Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Permanen Hybrid

Ekosistem Teknologi Siap Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Permanen

Ekosistem Teknologi Siap Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Permanen Hybrid

Ekosistem Teknologi Siap Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Permanen Hybrid – Kementerian Pertanian (Kementan) tetap melakukan penyesuaian untuk pelaksanaan Idul Adha dengan melakukan pemotongan hewan kurban secara aman di tengah pandemi covid-19.

Penyesuaian itu  salah satunya juga  dengan menerapkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 114 Tahun 2014.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan I Ketut Diarmita mengatakan bahwa secara garis besar kebijakan tersebut.

Sudah tentunya kebijakan itu untuk mengatur upaya penyesuaian pelaksanaan new normal dalam kegiatan penjualan hewan kurban dan pemotongan

Seperti yang diketahui, Kementan melalui Ditjen PKH juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan kurban dalam situasi pandemi Covid 19.

Menurut Ketut, kesehatan pada hewan kurban menjadi persyaratan utama yang harus dicermati dalam pelaksanaan pemotongan.

Kesehatan hewan, kata dia, sangat penting mengingat banyak sekali penyakit pada hewan yang dapat menular kepada manusia.

“Dihimbau kepada masyarakat yang ingin berkurban agar membeli hewan kurban yang sehat di tempat-tempat penjualan yang telah mendapat izin dari pemerintah daerah.

Dalam hal penyelenggaraan ini hewan kurban harus memperhatikan ketentuan teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 114 Tahun 2014.

Terus Monitor Ketersediaan Pangan

Kepala Biro Humas dan informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri juga menjelaskan dan  memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha.

Meski harus memperhatikan protokol kesehatan yang ada seperti menggunakan masker.

“Hari ini kita mensosialisasikan tentang protokol kesehatan dan protokol pemotongan hewan kurban. Insya Allah semua bisa berjalan lancar dan aman,” katanya.

Disisi lain, pemerintah juga terus melakukan penjagaan terhadap kebutuhan bahan pokok serta menjamin ketersediaan pangan nasional tetap terjaga dengan baik.

Lebih dari itu, kata Kuntoro, para petani tetap melakukan produksi meski dalam situasi pandemi.

Untuk pertanian kami memastikan petani tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan pangan, kedua distribusi bahan pangan dan konsumsi masyarakat juga tetap tersedia.

Kemudian yang ketiga di kantor Kementan tetap bekerja walau harus mematuhi protokol kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *