Kampung Ketek Melaka yang Kaya Akan Warisan Budaya

Kampung Ketek Melaka yang Kaya Akan Warisan Budaya

Kampung Ketek Melaka yang Kaya Akan Warisan Budaya

Kampung Ketek Melaka yang Kaya Akan Warisan Budaya – Jalan-jalan menyusuri Jonker Street di Melaka seperti jadi satu ‘ritual’ yang wajib bagi setiap pejalan yang singgah di kota ini. Ada apa saja di sana?
Jonker Street adalah kawasan Chinatown yang bersejarah pada kota Melaka. Namun demikian pada ujung Jalan sebelum masuk kawasan Jonker Street. Kita dapat menemui sebuah kawasan unik dengan tugu tanda Kampung Ketek Melaka

Saya menemui salah satu keluarga yang tinggal dan berfoto bersama. Mak Ciknya sangat ramah, dan beliau memperkenalkan saya kepada suaminya yang saat itu kurang sehat. Meraka mempersilahkan masuk dan melihat ruang dalamĀ  rumah tersebut.

Kampung Ketek juga terletak dekat sungai Melaka pada pagi hari kampung ini terlihat sepi, hanya kalau malam hari dari kampung ini tampak pemandangan indah tepian sungai Melaka yang penuh kelap kelip lampu. Sebagian besar penduduknya masih mempertahankan rumah tradisi lama peninggalan zaman dulu.

Melansir dari https://elbuenumc.org/ Melaka memang memiliki tiga perkampungan yang yang telah tetap sebagai perkampungan warisan, terutama dijadikan objek wisata menarik oleh Kementerian Perpaduan, Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Malaysia yaitu Kampung Chitty, Kampung Morten dan Kampung Portugis.

Kampung Ketek Melaka Berada Pada Kawasan Chinatown

Saya pernah ke kampung Portugis yang terletak pada tepi pantai. Namun demikian dalam perkembangannya beberapa kampung yang masih terjaga dengan baik kebudayaan. Dan rumah adatnya sampai sekarang, satu antaranya adalah ‘Kampung Ketek’. Hal-hal ini lah yang kemungkinan besar menjadikan Kota Melaka sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2009.

Mengutip dari http://hanoiquan.com.au/ Pada Kampung Ketek itu, ada makam ulama besar asal Aceh yang terjaga dengan baik dan sangat terhormati pada daerah Melaka, yaitu Sheikh Syamsuddin Al-Sumatrani. Cobalah berjalan-jalan santai untuk menikmati suasana kota warisan dunia ini, tentunya setelah pandemi Corona mereda dan aman bagi pejalan memulai petualangannya kembali.

Malaysia memiliki tempat wisata yang ramah untuk traveler lansia (lanjut usia). Kebanyakan ada Kuala Lumpur.
Tempat-tempat wisata yang ramah terhadap lansia itu ada pada gedung-gedung yang menjadi ikon Malaysia atau objek wisata yang memang sengaja terbangun dengan bernuansa Malaysia banget.

1. Menara Petronas.

Pesona menara kembar Petronas yang menjulang tinggi menarik buat saya yang jalan-jalan bersama keluarga. Tempatnya mudah terjangkau, sudah begitu berfoto,sudah menjadi tanda kita menjejak Kuala Lumpur.

Menara Petronas memiliki mall dan bioskop, bisa sekaligus berbelanja, nonton, dan makan. Tapi, untuk berfoto dengan latar Petronas yang sepi menjadi gampang-gampang susah karena wisatawan cukup banyak yang ke kawasan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *