Polisi Malaysia Panggil Anwar Ibrahim Ada Apa?

Polisi Malaysia Panggil Anwar Ibrahim Ada Apa?

Polisi Malaysia Panggil Anwar Ibrahim Ada Apa?

Polisi Malaysia Panggil Anwar Ibrahim Ada Apa? – Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, terpanggil pihak kepolisian untuk mintai keterangan pada Jumat (16/10) waktu setempat. Pemanggilan ini terkait soal beredarnya daftar nama anggota parlemen Malaysia yang klaim mendukung Anwar untuk menjabat Perdana Menteri (PM).

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan melansir dari http://ratutogel.com/ , Jumat (16/10/2020), Direktur Departemen Investigasi Kriminal (CID) pada Kepolisian Federal Malaysia, Huzir Mohamed, menuturkan bahwa Anwar minta untuk memberikan keterangannya kepada Unit Penyelidikan Khusus CID.

“Kami sedang menginvestigasi menyebarnya daftar 121 anggota parlemen yang kami menduga mendukung nya(Anwar-red). Kami menerima 113 laporan polisi tentang masalah tersebut,” ucap Huzir dalam pernyataannya.

Anwar Menghina Raja Malaysia

Kasus ini berdasarkan pasal 505(b) Undang-undang Pidana dan pasal 233 Undang-undang Komunikasi dan Multimedia.

“Polisi masih melakukan investigasi  terkait hal itu dan Anwar telah minta datang ke Bukit Aman besok (16/10) untuk memberikan keterangannya,” imbuh Huzir dalam pernyataannya.

Pelaku yang menyebarkan daftar nama anggota parlemen itu masih dalam proses investigasi polisi. Huzir pun mendorong publik untuk tidak membuat atau menyebarkan pernyataan apapun yang bisa mengganggu keselarasan dan ketertiban umum.

Anwar awalnya harus datang ke kantor Kepolisian Federal Malaysia pada Bukit Aman pada Senin (12/10) lalu, namun lalu pemanggilan itu tertunda.

Sementara itu, Anwar juga sebelumnya terlaporkan ke polisi karena menghina Raja Malaysia, Sultan Abdullah. Anwar sebelumnya menyatakan akan menyerahkan daftar nama anggota parlemen pendukungnya, namun pada praktiknya ia hanya menyodorkan jumlah anggota parlemen yang klaim mendukung nya kepada Sultan Abdullah dalam audiensi pada Selasa (13/10) waktu setempat.

Anwar terlaporkan oleh sayap Pemuda Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) atau yang  juga Armada. PPBM merupakan partai yang terpimpin oleh PM Muhyiddin Yassin. Kepala Armada, Mohd Ashraf Mustaqim Badrul Munir, menyebut tindakan Anwar saat melakukan audiensi dengan Sultan Abdullah itu merupakan bentuk penghinaan terhadap institusi kerajaan.

Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, ia terlaporkan ke polisi karena teranggap menghina Raja Malaysia. Saat melakukan audiensi pada Selasa (13/10) waktu setempat, Anwar tidak menyerahkan daftar nama anggota parlemen yang klaimnya mendukung nya menjabat Perdana Menteri (PM) Malaysia selanjutnya.
Melansir dari https://elbuenumc.org/, Kamis (15/10/2020). Anwar terlaporkan oleh sayap Pemuda Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) atau yang juga Armada. PPBM merupakan partai yang terpimpin oleh PM Muhyiddin Yassin.

Kepala  Armada, Mohd Ashraf Mustaqim Badrul Munir, menyatakan bahwa tindakan Anwar saat melakukan audiensi dengan Raja Malaysia. Atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah itu merupakan bentuk penghinaan terhadap institusi kerajaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *